Normalisasi Sungai di Siulak Diduga Asal Jadi, Tanggul Darurat Dibiarkan Hancur

Kerinci – Pengerjaan proyek normalisasi sungai di wilayah Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci, memicu sorotan tajam dari masyarakat. Meski proyek dikabarkan telah rampung, hasil akhir di lapangan justru menyisakan kondisi memprihatinkan yang dinilai dikerjakan asal jadi.

Pantauan langsung di lokasi aliran sungai di Siulak menunjukkan tanggul darurat berupa karung plastik berukuran besar (jumbo bag/geobag) kini dibiarkan hancur, robek parah, dan terbengkalai begitu saja. Ketiadaan pembersihan pasca-konstruksi (site clearance) membuat pemandangan di bantaran sungai tampak berantakan.

Robeknya anyaman karung-karung tersebut mengakibatkan material kerikil serta tanah urukan di dalamnya tumpah dan tercerai-berai. Kondisi ini membuat fungsi tanggul darurat menjadi tidak optimal, sehingga memicu kekhawatiran warga akan terjadinya erosi susulan saat debit air sungai kembali naik.

Selain masalah ancaman erosi, hamparan material karung plastik yang melapuk di dasar dan pinggiran sungai ini juga memicu masalah pencemaran lingkungan. Serat-serat plastik yang terurai berpotensi menjadi sampah mikroplastik yang merusak ekosistem perairan dan mencemari pasokan air ke wilayah hilir.

Baca Juga: Monadi dan Pahrizal Dampingi Perjuangan Kafilah Kerinci, Tujuh Peserta Lolos ke Final

Warga dan sejumlah aliansi masyarakat di Kabupaten Kerinci mendesak instansi terkait, termasuk pihak kontraktor pelaksana, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VI-memperketat fungsi pengawasan teknis dan mutu material agar anggaran negara miliaran rupiah tidak terbuang sia-sia untuk hasil yang rapuh.

Hingga berita ini diturunkan, Kamis (5/11/2026), Belum ada keterangan resmi dari BWS, masyarakat mendesak pihak kontraktor segera turun ke lapangan untuk membersihkan sampah material proyek yang terbengkalai demi menyelamatkan fungsi sungai dan kelestarian lingkungan.(ADZ/sbr: explorenews.id)

Kadis dan Sekretaris Kominfosta Beri Dukungan untuk Kafilah Kota Sungai Penuh, "Tampilkan Kemampuan Terbaik"

Jambi – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Kominfosta) Kota Sungai Penuh, H. Josrizal Helman, S.Si., Apt., bersama Sekretaris Kominfosta Gusdanir Dwinta, SE., mengunjungi Kafilah Kota Sungai Penuh di Kota Jambi, Kamis (5/11/2026).

Kunjungan berlangsung di lokasi pemondokan Kafilah Kota Sungai Penuh. H. Josrizal Helman dan Gusdanir Dwinta bertemu langsung dengan para peserta untuk melihat kondisi sekaligus kesiapan mereka menghadapi perlombaan.

Dalam kesempatan tersebut, H. Josrizal Helman memberikan dukungan dan motivasi kepada seluruh peserta. Ia meminta para peserta menjaga kesehatan, kekompakan, semangat, dan konsentrasi selama mengikuti perlombaan.

Baca Juga: 

Gebyar PAUD Kerinci 2026 Meriah! 500 Anak Unjuk Kreativitas di Danau Kerinci

Monadi dan Pahrizal Dampingi Perjuangan Kafilah Kerinci, Tujuh Peserta Lolos ke Final

“Kami hadir untuk memberikan dukungan dan semangat kepada seluruh peserta. Kami ingin memastikan kondisi mereka tetap baik dan siap mengikuti perlombaan,” kata H. Josrizal Helman.

Ia berharap seluruh peserta mampu tampil maksimal dan menunjukkan kemampuan terbaik dalam setiap perlombaan.

“Jaga semangat dan percaya diri. Tampilkan kemampuan terbaik, karena kalian membawa nama baik Kota Sungai Penuh. Kami berharap perjuangan ini membuahkan hasil yang membanggakan,” ujarnya.

Menurut H. Josrizal Helman, dukungan dari pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam menjaga semangat para peserta selama mengikuti kegiatan di Kota Jambi.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk tetap fokus dan tidak mudah terpengaruh oleh tekanan selama perlombaan.

“Kami percaya para peserta sudah mempersiapkan diri dengan baik. Tetap kompak, jaga kesehatan, dan berikan penampilan terbaik. Apa pun hasilnya nanti, kami tetap mengapresiasi perjuangan seluruh peserta,” tuturnya.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bentuk perhatian Pemerintah Kota Sungai Penuh terhadap Kafilah Kota Sungai Penuh yang tengah berjuang dalam perlombaan di tingkat Provinsi Jambi.

Pemerintah berharap seluruh peserta mampu tampil percaya diri, meraih prestasi terbaik, serta membawa nama baik Kota Sungai Penuh.(*)

Wali Kota Alfin Bahas Prioritas Pembangunan Kota Sungai Penuh di Forum REBOAN Kemendagri

Wali Kota Alfin Bahas Prioritas Pembangunan Sungai Penuh di Forum REBOAN Kemendagri.(Ist)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., memanfaatkan forum REBOAN (Rembuk dan Bincang-Bincang Otonomi Daerah) bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menyampaikan sejumlah prioritas pembangunan daerah. Agenda tersebut mencakup peningkatan sektor pendidikan, kesehatan, pengendalian banjir, hingga pembangunan infrastruktur perkotaan.

Alfin mengikuti kegiatan tersebut secara daring melalui Zoom Meeting dari Ruang Pola Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Rabu (4/11/2026). Ia didampingi para asisten dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Baca Juga: Tablig Akbar Bersama Buya Ristawandi Datu Marajo Batungkek Ameh, Terbuka untuk Umum, Disini Lokasinya!

Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri memimpin kegiatan tersebut. Sejumlah kepala daerah, Sekretaris Jenderal kementerian, serta direktur lembaga terkait turut mengikuti forum tersebut.

REBOAN menjadi ruang komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat koordinasi, menyelaraskan kebijakan, serta membahas berbagai persoalan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Dalam forum tersebut, Alfin memaparkan kondisi umum Kota Sungai Penuh, perkembangan pendapatan asli daerah (PAD), serta tata kelola pemerintahan. Ia juga menyampaikan sejumlah tantangan yang membutuhkan perhatian dan dukungan pemerintah pusat.

Selain itu, Alfin berdiskusi dengan Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri mengenai berbagai persoalan daerah. Ia berharap koordinasi tersebut dapat membuka peluang dukungan pemerintah pusat untuk memperkuat pelaksanaan otonomi daerah di Kota Sungai Penuh.

Baca Juga: Wawako Azhar Hamzah Melauncing Program 'Juara Mas' Dukcapil, Pelayanan Adminduk Warga Kian Mudah

Alfin juga menegaskan sejumlah agenda pembangunan yang menjadi prioritas Pemerintah Kota Sungai Penuh. Prioritas tersebut meliputi peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pengendalian banjir, penguatan sektor pertanian, serta pembenahan pengelolaan persampahan.

Pemerintah Kota Sungai Penuh juga memprioritaskan penataan pasar, revitalisasi Alun-Alun Kota, hingga pembangunan flyover untuk mendukung peningkatan infrastruktur dan kelancaran aktivitas masyarakat.

Melalui forum REBOAN, Alfin berharap pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Sungai Penuh semakin memperkuat sinergi dalam menyelesaikan berbagai persoalan daerah.

Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong kesejahteraan masyarakat Kota Sungai Penuh.(Adz)

Kadinkes Hermendizal Sambangi Pemondokan Kafilah Kerinci, Kesehatan Peserta Jadi Perhatian

Kadinkes Hermendizal Sambangi Pemondokan Kafilah Kerinci, Kesehatan Peserta Jadi Perhatian.(Ist)

Merdekapost.com, Jambi - Bentuk perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Kerinci terhadap para peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke-55 tingkat Provinsi Jambi terus ditunjukkan. Senin (2/11/2026), Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, Hermendizal, bersama Kasubbag Keuangan melakukan kunjungan ke pemondokan kafilah Kabupaten Kerinci.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi para peserta sekaligus memastikan kesehatan dan kebutuhan pelayanan kesehatan kafilah selama mengikuti rangkaian perlombaan.

Ke media ini, Hermendizal menyampaikan bahwa kesehatan para kafilah menjadi salah satu perhatian penting agar seluruh peserta dapat mengikuti perlombaan dengan baik dan maksimal.

“Kunjungan ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Kerinci kepada seluruh kafilah yang sedang berjuang membawa nama baik daerah pada ajang MTQH ke-55 tingkat Provinsi Jambi. Kami ingin memastikan kondisi kesehatan para peserta tetap terjaga serta kebutuhan pelayanan kesehatan dapat terpenuhi selama mengikuti perlombaan,” ujar Hermendizal.

Ia juga mengingatkan seluruh kafilah agar senantiasa menjaga kesehatan, mengatur waktu istirahat, serta menjaga stamina selama mengikuti perlombaan.

“Kami berharap seluruh kafilah diberikan kesehatan, kelancaran, dan mampu meraih prestasi terbaik sehingga dapat mengharumkan nama Kabupaten Kerinci,” ungkapnya.

“Semoga para kafilah dapat mengikuti seluruh cabang perlombaan dengan kondisi fisik yang prima dan penuh semangat, Sehat Bersama, Kerinci Lebih Maju dan Berdaya saing!,”pungkasnya.(Adz)

Pergi Mancing, Warga Pelompek Kerinci Dikabarkan Hanyut di Sungai Sangir Solok Selatan

 

SOLOK SELATAN -Janal (48) warga Kabupaten Kerinci di kabarkan hanyut terseret arus kawasan Air Terjun Nomor 2, Sungai Dalam, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), Senin (2/11/2026).

Janal diketahui warga Desa Pelompek, Kecamatan Gunung Tujuh Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. 

Sekitar pukul 07:00 wib pagi, Janal berangkat bersama dua rekannya memancing di kawasan sungai tersebut.

Korban Janal dilaporkan hanyut sekitar jam 10.00 WIB Saat hendak menyeberang aliran sungai, tali pegangan yang digunakan korban mendadak putus. Saat itu arus sungai yang deras seketika menyeret tubuh korban hingga menghilang dari pandangan rekan-rekannya

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang, Abdul Malik, mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian dari masyarakat pada pukul 12.50 WIB.

“Benar, kami menerima laporan adanya satu orang pemancing yang hanyut di Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan. Kejadian diperkirakan berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB,” ujar Abdul Malik.

Operasi pencarian hari ini melibatkan berbagai unsur gabungan, di antaranya:

– Basarnas

– TNI / POLRI

– BPBD

– Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS)

– Masyarakat setempat

Untuk pencarian di lapangan dilakukan sampai pukul 18.00 WIB nanti, kemudian dilanjutkan dengan langkah pemantauan.

Saat ini Tim SAR bersama masyarakat melakukan penyisiran di Sungai kawasan Kecamatan Sangir. (Adz)

Fahruddin Minta Pengentasan Kemiskinan Dianggarkan di APBD 2027, Jangan Bebankan ASN Iuran

Sungai Penuh, Merdekapost.com – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Sungai Penuh, Fahruddin, meminta Pemerintah Kota Sungai Penuh mengalokasikan anggaran khusus untuk program pengentasan kemiskinan dalam APBD Murni Tahun Anggaran 2027.

Permintaan tersebut disampaikannya dalam pembahasan tindak lanjut hasil evaluasi Gubernur terhadap APBD Perubahan Tahun 2026, yang berlangsung Jumat malam (30/10/2026) bersama Tim Banggar DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Melalui unggahan di akun Facebook pribadinya, Fahruddin mengungkapkan bahwa dirinya secara langsung telah menyampaikan usulan tersebut kepada tim anggaran pemerintah daerah agar program pengentasan kemiskinan tidak lagi mengandalkan sumbangan sukarela dari Aparatur Sipil Negara (ASN). 

Baca Juga: Tebing Penahan Jalan di Depan Dendeng Batokok Pelayang Raya Kembali Longsor, PUPR Sungai Penuh Sigap Turun Atasi

"Saya langsung menyampaikan kepada tim anggaran pemerintah agar program pengentasan kemiskinan dimasukkan ke dalam anggaran daerah pada APBD Murni Tahun 2027, bukan lagi patungan sukarela ASN. Karena tanggung jawab negara sesuai amanat UUD 1945," tulis Fahruddin.

Dalam video rapat yang turut diunggahnya ke Facebook, Fahruddin juga meminta pemerintah daerah agar tidak lagi membebani ASN dengan berbagai bentuk iuran, termasuk yang disebutnya sebagai iuran 3S.

Menurut Fahruddin, penanganan fakir miskin dan masyarakat kurang mampu merupakan tanggung jawab negara sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 34 ayat (1) UUD 1945, yang menyatakan bahwa fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.

Baca Juga: GP Ansor Sungai Penuh Laksanakan PKD-PAC Tanah Kampung: Edi: Gerbang Pertama untuk Bergabung

Ia juga menyinggung potensi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor parkir. Fahruddin menyebut, pengelolaan parkir di rumah sakit yang sebelumnya tidak masuk dalam cakupan Kota Sungai Penuh kini telah masuk dalam pengelolaan daerah, disertai bertambahnya titik parkir dan setoran parkir.

"Dulu parkir rumah sakit tidak masuk Kota Sungai Penuh, sekarang sudah masuk dan titik parkir serta setoran parkir sudah bertambah. Berarti pendapatan daerah bertambah," ungkapnya.

Ia menilai, peningkatan pendapatan daerah tersebut perlu menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam menyusun kebijakan anggaran, sehingga tidak terus membebankan berbagai iuran kepada ASN.

"Kalau itu sudah dipotong pajak, jangan lagi dibebankan dengan potongan ini dan itu," tambahnya.

Dorong Kebijakan Anggaran yang Berpihak kepada Masyarakat

Pernyataan Fahruddin tersebut menyoroti pentingnya keberpihakan kebijakan anggaran daerah terhadap masyarakat kurang mampu. Program pengentasan kemiskinan diharapkan dapat direncanakan secara terukur, memiliki alokasi anggaran yang jelas, serta dilaksanakan melalui mekanisme APBD sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui tanggapan maupun jawaban resmi dari pihak Pemerintah Kota Sungai Penuh, khususnya TAPD, terhadap usulan Fahruddin tersebut.

Pembahasan ini diharapkan dapat menjadi perhatian bersama dalam penyusunan APBD 2027, terutama agar program penanggulangan kemiskinan tidak hanya bergantung pada kepedulian atau sumbangan sukarela ASN, tetapi memperoleh dukungan kebijakan dan penganggaran yang jelas dari pemerintah daerah.(Adz/Source: wartasatu.info)

Monadi-Murison Ajak Masyarakat Kawal Pembangunan Jalan Sungai Tutung-Pungut Mudik

Jalan Sungai Tutung menuju Pungut Mudik Mulai dikerjakan, Monadi-Murison Ajak Masyarakat ikut mengawal Pembangunannya.(Ist)

Kerinci, Merdekapost.com – Pembangunan jalan Sungai Tutung–Pungut menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kabupaten Kerinci. Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawal proses pengerjaan proyek tersebut agar berjalan sesuai rencana dan menghasilkan kualitas pembangunan yang optimal.

Ajakan itu disampaikan Monadi saat menghadiri kegiatan silaturahmi bersama masyarakat di Masjid Nurul Iman 4, Desa Sungai Tutung, Kecamatan Air Hangat Timur, Jumat (30/10/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kerinci H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si.

Dalam sambutannya, Monadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berjuang dan berkolaborasi sehingga pembangunan jalan Sungai Tutung–Pungut dapat direalisasikan.

Baca Juga: Tebing Penahan Jalan di Depan Dendeng Batokok Pelayang Raya Kembali Longsor, PUPR Sungai Penuh Sigap Turun Atasi

Menurutnya, pembangunan tersebut merupakan hasil perjuangan bersama antara pemerintah daerah, DPRD, serta dukungan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kerinci, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan serta anggota DPRD, seluruh pihak terkait, dan masyarakat yang telah bersama-sama memperjuangkan pembangunan jalan ini. Apa yang kita wujudkan hari ini merupakan hasil kerja sama dan perjuangan bersama,” ungkap Monadi.

Baca Juga: Tim Macan Kincai Bekuk Residivis Curanmor, Satu Unit Sepeda Motor dan Kunci T Disita

Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur harus dilaksanakan secara merata dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Kerinci, baik Kerinci Mudik, Kerinci Tengah maupun Kerinci Hilir.

Monadi bersama Wakil Bupati Murison, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan daerah yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Secara khusus, ia meminta masyarakat tidak hanya menyambut baik pembangunan jalan tersebut, tetapi juga ikut mengawasi pelaksanaannya.

“Kami berharap masyarakat dapat bersama-sama mengawal pelaksanaan pekerjaan jalan ini. Mari kita jaga dan dukung agar proses pembangunannya berjalan lancar, baik, dan hasilnya benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ajak Bupati.

Selain membahas pembangunan infrastruktur, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyerahan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jambi sebesar Rp20 juta untuk mendukung pembangunan dua masjid di Desa Sungai Tutung.

Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian Bank Jambi terhadap pembangunan sarana keagamaan dan kehidupan sosial masyarakat.

Bacaan Lainnya: GP Ansor Sungai Penuh Laksanakan PKD-PAC Tanah Kampung: Edi: Gerbang Pertama untuk Bergabung

Turut hadir dalam kegiatan itu pimpinan DPRD Kabupaten Kerinci Ir. Boy Edward dan Dr. Surmila Apri Yulisa, anggota DPRD Jafrul, Tomi Emiral dan Irwandi, Sekda Kerinci Zainal Efensi, S.P., M.Si., Kepala Dinas PUPR Kerinci Ir. Maya Novefry Handayani, S.T., Kepala Bank Jambi Cabang Kerinci Abdel Haq, Camat Air Hangat Timur Widya Maya Sari, S.STP., Kapolsek Air Hangat Timur, serta para kepala desa se-Kecamatan Air Hangat Timur.

Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap pembangunan jalan Sungai Tutung–Pungut dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif terhadap konektivitas antarwilayah, kelancaran mobilitas masyarakat, serta pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.

Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dunia perbankan, dan masyarakat diharapkan terus terjaga demi mewujudkan pembangunan Kabupaten Kerinci yang merata dan berkelanjutan.(Adz/Merdekapost)

Sambut Direksi Cassia Coop, Wako Alfin Dorong Investasi Berkelanjutan

SUNGAI PENUH – Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., menyambut baik kunjungan Direksi Cassia Coop sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan membangun hubungan yang harmonis antara Pemerintah Kota Sungai Penuh dengan pelaku usaha yang telah berinvestasi di daerah.

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Alfin menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan Cassia Coop yang telah memilih Kota Sungai Penuh sebagai lokasi investasi. Menurutnya, kehadiran investor memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat

"Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Cassia Coop untuk berinvestasi di Kota Sungai Penuh. Pemerintah daerah akan terus mendukung terciptanya iklim usaha yang kondusif sehingga investasi dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Wako Alfin.

Baca Juga:

Peringati Sumpah Pemuda, Pemkot Sungai Penuh Berikan Penghargaan Kepada Pemuda Berprestasi, Ini Para Penerimanya! 

Tekan Angka Pengangguran, Polres Kerinci Gelar Sosialisasi Program "POLIRAN" di BLK Kerinci

Ia berharap Cassia Coop dapat terus bertahan dan berkembang serta menjadikan Kota Sungai Penuh sebagai lokasi usaha yang nyaman, aman, dan strategis untuk investasi jangka panjang.

Pada kesempatan itu, Wali Kota juga menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan, pemenuhan persyaratan perizinan, serta pelaksanaan kegiatan usaha yang tetap memperhatikan kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Pemerintah Kota Sungai Penuh, lanjutnya, berkomitmen menciptakan iklim investasi yang sehat melalui kepastian hukum, kemudahan berusaha sesuai regulasi, serta tata kelola pemerintahan yang baik dan transparan.

Melalui komunikasi yang terbuka dan kerja sama yang konstruktif antara pemerintah daerah dan dunia usaha, diharapkan Cassia Coop dapat terus tumbuh dan berkembang sebagai mitra strategis dalam mendukung kemajuan ekonomi dan pembangunan Kota Sungai Penuh.(Red)

Pererat Sinergi antar Daerah, Wawako Sungai Penuh Hadiri HUT Muara Jambi

MUARA JAMBI – Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, bersama Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Mawarti Azhar, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Muara Jambi dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-27 Kabupaten Muara Jambi, Selasa (27/10/2026). Kehadiran keduanya menjadi wujud dukungan sekaligus mempererat silaturahmi dan sinergi antarpemerintah daerah di Provinsi Jambi.

Rapat paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Muara Jambi tersebut dihadiri Gubernur Jambi, Al Haris, S.Sos., anggota DPR RI dari daerah pemilihan Provinsi Jambi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Muara Jambi tahun ini mengusung tema “Berbakti Menuju Muara Jambi Berakhlak, Adil dan Maju.” Tema tersebut mencerminkan semangat untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun daerah, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta mendorong pemerataan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.

Momentum peringatan hari jadi ini juga menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi dan kerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Melalui sinergi yang berkelanjutan, setiap daerah diharapkan mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, menyampaikan ucapan selamat kepada Pemerintah Kabupaten Muara Jambi beserta seluruh masyarakat atas peringatan Hari Jadi ke-27. Ia berharap Kabupaten Muara Jambi terus mengalami kemajuan di berbagai sektor, baik pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Sungai Penuh dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-27 Kabupaten Muara Jambi Tahun 2026. Semoga Kabupaten Muara Jambi semakin maju, berdaya saing, dan semakin sejahtera,” ujar Azhar Hamzah.

Ia juga berharap momentum hari jadi tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus memperkuat kebersamaan, meningkatkan pengabdian, serta melanjutkan pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Muara Jambi diharapkan tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkokoh semangat kebersamaan dan komitmen dalam mewujudkan daerah yang berakhlak, adil, maju, serta mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.(Adz)

Wako Alfin Apresiasi Gebrakan Kadisdik Sungai Penuh Gandeng Satpol PP, Patroli Pelajar Secara Rutin Upaya Mencegah Siswa Bolos saat Jam Belajar

Kadisdik Kota Sungai Penuh Bovi Handriyanto, S.Pd., M.M., Gandeng Satpol PP, Memantau Langsung dan Lakukan Pembinaan 'Humanis' Pelajar yang Berkeliaran saat Jam Belajar

Alfin Bakar: "Masih ada siswa / pelajar berkeliaran di waktu jam sekolah. Ini jd PR kita bersama (orang tua, sekolah dan masyarakat)"

Sungai Penuh - Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Bovi Handriyanto, S.Pd., M.M., bersama jajaran dan didampingi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sungai Penuh, melakukan pemantauan di sejumlah lokasi sebagai tindak lanjut atas aduan masyarakat mengenai pelajar yang berkeliaran saat jam belajar, Kamis, 22 Oktober 2026.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan sejumlah pelajar tingkat SMP dan SMA sederajat yang berada di warung dan tempat penyewaan PlayStation (PS) saat jam belajar. Para pelajar tersebut mengenakan seragam sekolah maupun pakaian tidak resmi. Kepala Dinas Pendidikan kemudian mengajak mereka berdialog dan memberikan pembinaan secara humanis untuk mengetahui alasan tidak mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

Patroli Pelajar Secara Rutin

Pembinaan ini bertujuan mengingatkan pelajar akan pentingnya kedisiplinan dan pendidikan, bukan untuk menghukum. Dinas Pendidikan juga akan memperkuat koordinasi dengan Satpol PP dan pihak sekolah serta mendorong guru bimbingan konseling (BK) dan orang tua untuk lebih aktif memantau kehadiran dan aktivitas siswa.

Ke depan, patroli pelajar secara rutin direncanakan sebagai upaya mencegah siswa bolos saat jam belajar. 

Wako Alfin dalam unggahan Facebooknya, Akun Alfin Bakar menyebtukan, "Masih ada siswa / pelajar berkeliaran di waktu jam sekolah. Ini jd PR kita bersama (orang tua, sekolah dan masyarakat)"

Sementara itu, Upaya Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh dalam menertibkan anak-anak sekolah yang berkeliaran di saat jam belajar sedang berlangsung itu mendapat dukungan penuh dari warganet

seperti dituliskan oleh akun Facebook, Abi Hafizh, "Langkah tepat dan sangat bagus sekali yg dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh Ini memang sdah sejak lama terjadi dlam dunia pendidikan kota sungai Penuh, dimana banyaknya anak2 pelajar aktif yg saat jam sekolah berkeliaran diluar sekolah tanpa alasan yg jelas, berkumpul di warung PS, mereka sdah punya titik2 tertentu yg menurut mereka nyaman, disanalah merka main game, merokok dan lain2nya, pas jam plang sekolah mereka kembali ke keluarga mereka masing2.. semoga langkah ini membawa efek positif bagi kalangan pelajar kota sungai Penuh. Amiin"

Yuda Jiwa Memang sangat penting pengawasan buat generasi muda...bahkan kadang sering terpantau nongkrong di bukit kayangan ๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

Priska Armanto, menuliskan, Waaaah ini perlu pengawasan baik dari rumah maupun dari sekolah.. Pak Wako Alfin Bakar

Ummu Azmi, Di sungai Ning banyak pak dari pagi arah kepuncak depati coffe

Alfin Bakar juga membalas langsung komentar dan laporan warganet, Ummu Azmi ini laporan dari masyarakat. Sdh di razia sampai puncak & depati coffee" Tulis wako Alfin.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan pelajar, membentuk karakter yang bertanggung jawab, serta mendukung terwujudnya visi Kota Sungai Penuh JUARA (Maju, Adil, dan Sejahtera).(*)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs